Selamat datang di Pusat Informasi Terpadu Ma'had al-Jamiah IAIN Palangka Raya

Senin, 05 Agustus 2019

UPT Ma'had Al Jami'ah IAIN Palangka Raya Turut Mensukseskan Acara PBAK IAIN Palangka Raya 2019


Dipublikasikan oleh Muhammad Fajar Nur Ihsan

PALANGKA RAYA - Selasa pagi (06/08/2019) bertepatan dengan hari kedua kegiatan PBAK Mahasiswa Baru, UPT Ma'had Al Jamiah IAIN Palangka Raya mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan materi dan sosialasi pengenalan Ma'had Al Jami'ah kepada peserta PBAK. Dalam kesempatan tersebut, penyampaian materi disampaikan oleh Pembina Ma'had, Ustadz Cecep Zakarias El-Bilad dan Ustadz Nur Fuadi Rahman yang juga didampingi oleh Ketua Musyrif, Said Riyadi bersama Ketua Musyrifah, Khairun Nisa. Sedangkan Mudir Ma'had Al Jami'ah IAIN Palangka Raya, Ustadz Abdullah berhalangan untuk menghadiri acara tersebut dikarenakan memiliki agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Mengawali penyampaian materi, Ustadz Cecep menyampaikan tentang pentingnya menuntut ilmu terlebih ilmu agama serta perlunya mengembangkan keterampilan. Dan Ma'had Al Jami'ah adalah wadah bagi integrasi ilmu dan amal akan memberikan pembinaan atau bimbingan dalam mengembangkan  keterampilan dan pengetahuan baik di bidang umum maupun keagamaan.



Selanjutnya, penyampaian materi disambung oleh Ustadz Fuadi Rahman. Beliau menyampaikan bahwa kedepannya akan banyak kegiatan Ma'had Al Jami'ah yang diikuti oleh Mahasiswa Baru IAIN Palangka Raya yang tentunya akan memiliki manfaat besar. Beberapa diantara kegiatan yang wajib untuk diikuti oleh seluruh Mahasiswa Baru yaitu Bimbingan Membaca Al-Qur'an (BMQ) serta Tahsin dan Tahfidzul Qur'an (TTQ). 

Setelah kedua pembina menyampaikan materi, selanjutnya panitia memutarkan sebuah video yang berisi seputar deskripsi Ma'had Al Jami'ah berikut kegiatannya.
Selepas pemutaran video, panitia membuka sesi tanya jawab kepada peserta PBAK. Salah satu peserta perwakilan putri menanyakan bagaimana agar mahasiswa mampu mengatur waktu, karena melihat para Musyrif/ah yang memiliki kesibukan di kampus masih sempat untuk turut mengelola kegiatan di Ma'had Al Jami'ah.


Terkait pertanyaan tersebut, Ketua Musyrifah, Khairun Nisa mendapatkan kesempatan untuk menjawab. Beliau menyampaikan bahwa pentingnya menjaga dan memanfaatkan waktu luang agar tidak menyia-nyiakannya adalah syarat utama dalam memanajemen waktu. Jika terdapat waktu senggang segera kerjakan tugas yang ada. Perilaku terlalu santai tidak berlaku bagi mahasiswa. Oleh karenanya mahasiswa perlu menumbuhkan rasa semangat untuk belajar dan memperbaiki diri dari hari ke hari.
Selanjutnya, perwakilan peserta putra menanyakan tentang bagiamana untuk menjadi musyrif dan apa keuntungannya.



Pada kesempatan kali ini, ketua musyrif, Said Riyadi memberikan jawaban. "Sepatutnya untuk menjadi seorang musyrif/ah tentu harus memperhatikan dan memperbaiki akhlaknya. Keterampilan seperti mengaji tahsin, tahfidz, atau tilawah maupun keterampilan berbahasa asing juga menjadi penilaian untuk menjadi seorang muysrif/ah." Ucap Said. "Adapun keuntungan menjadi seorang musyrif/ah adalah mendapatkan bimbingan dan pembelajaran terkait wawasan keagamaan lebih mendalam serta keterampilan lainnya terkait hal umum yang menyesuaikan dengan bidang musyrif/ah dalam kepengurusan di UPT Ma'had Al Jami'ah. Di samping itu, musyrif/ah juga mendapatkan honor/gaji atas kerja yang dilakukannya selama turut mengelola UPT Ma'had Al Jami'ah." Sambung beliau. Sebelum mengakhiri, Said juga menambahkan pesan bahwa untuk menjadi musyrif/ah harus bekerja semata untuk mencari keridhaan Allah SWT. Bukan karena upah atau lain sebagainya.



Terakhir, sebelum mengakhiri penyampaian materi, berikutnya panitia menyerahkan plakat kenang-kenangan kegiatan PBAK IAIN Palangka Raya Tahun 2019 kepada pihak UPT Ma'had Al Jami'ah, dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

0 komentar:

Posting Komentar

resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut